Petani dari lereng Gunung Merapi, Kabupaten Magelang, merintis ekspor salak nglumut ke China mulai tahun 2009. Hal itu dikatakan Bupati Magelang Singgih Sanyoto.
Hal itu dikatakan Singgih di Magelang, Senin (18/5), saat mendampingi Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo berkunjung ke kebun salak nglumut di Desa Kamongan, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
Ia mengatakan, upaya merintis ekspor salak nglumut ke China itu dilakukan oleh Kelompok Tani “Ngudi Cukup” Desa Kamongan, pimpinan Juwari. Kelompok tani yang kini beranggotakan 141 orang itu membudidayakan salak nglumut di area seluas sekitar 41,5 hektar.
Total areal kebun salak di Kabupaten Magelang saat ini mencapai sekitar 2.500 hektar dengan produksi mencapai sekitar 75.000 ton per tahun.
Anggota Kelompok Tani “Ngudi Cukup”, Bambang Waluyo, menyatakan bahwa petani setempat menjamin kontinuitas ekspor salak nglumut dari kawasan itu. “Bisa dijamin mampu memenuhi kebutuhan ekspor karena salak adalah spesies tahunan yang selalu tumbuh,” katanya.
Panen raya salak terjadi dua kali dalam setahun, yakni bulan Juli-Agustus dan Desember-Januari.
sumber : kompas.com

